Saya seseorang usaha woman, nomor wahid aktif & gampang bergaul bersama siapa saja. hal tersebut pula yg bisa jadi menyebabkan saya terhubung business travel agent yg lumayan berkembang pesat. Tidak Serupa bersama suamiku, dirinya sedikit pendiam & pekerja kantoran seperti umumnya beberapa orang perkotaan.
Kehidupan seksual kami sebenarnya dapat dibilang memuaskan, malah sanggup dikategorikan hot. Walaupun mas Bram pendiam tetapi buat urusan yg satu ini beliau tak tampak pendiam. Awal pernikahan kami, saya sbg istri tergolong istri yg lugu utk urusan seks, namun mas Bram memberikan tidak sedikit sekali bimbingan maka saya memang tahu dengan cara apa menikmati seks, bukan cuma yang merupakan pelengkap pernikahan semata, melainkan yang merupakan penikmat seperti halnya menikmati makanan.
Suamiku, mas Bram miliki hobi fotografi & dirinya gemar sekali menjadikan saya objek poto, sejak mulai dari gaun sexy, bikini, hingga telanjang telah seluruh saya melakukan sbg model photo dadakan mas Bram. Yah pikirku daripada bayar perempuan lain juga sebagai modelnya, & siapa serta yg sanggup menjamin seandainya sesudah sesi foto-foto tetap cepat pulang, tambah baik saya saja yg jadi model suamiku sendiri.
Hobby suamiku ini lah yg hasilnya mengambil saya masuk ke adventure yg tak sempat saya bayangkan pada awal mulanya. Semuanya berawal dari seringnya suamiku menunjukan hasil foto-fotonya terhadap rekan sekantornya yg pula hobby fotografi sama dgn suamiku.